Pembalap Gresini, Alex Marquez melakukan gestur kasar ke arah Pedro Acosta (Red Bull KTM) selama balapan MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano, Minggu (13/9/2026).
Alex meminta maaf kepada pembalap KTM itu di podium dan menjelaskan apa yang terjadi.
Alex Marquez dan Acosta terlibat pertarungan sengit dalam balapan utama MotoGP San Marino.
Setelah Marco Bezzecchi (Aprilia) terjatuh, dan dengan Marc Marquez serta Jorge Martín memimpin di depan, pembalap asal Catalunya dan Murcia itu terlibat duel sengit pada lap-lap awal untuk memperebutkan posisi podium terakhir saat itu.
Acosta berada di depan, sementara pembalap Alex sedang berjuang bangkit setelah sesi kualifikasi yang buruk.
Adik dari Marquez itu berhasil memenangkan duel tersebut, namun tidak tanpa persaingan ketat dari ‘Hiu dari Mazarrón’ (julukan Acosta), seorang pembalap yang gigih.
Faktanya, menurut Alex Marquez, ada manuver yang dilakukan Acosta di tikungan 10 yang tidak disukai oleh sang runner-up dunia musim lalu itu.
Setelah menyalipnya, pembalap asal Lleida tersebut meluapkan kekesalannya dengan mengacungkan jari tengah, sebuah gestur yang tertangkap oleh siaran internasional MotoGP.
Untungnya, situasi tidak memburuk dan kedua pembalap dapat melanjutkan balapan.
Keduanya berhasil menyalip Martin dan Alex Marquez bahkan sempat mendekati kakaknya—yang akhirnya keluar sebagai pemenang untuk finis di posisi kedua dan kembali naik podium pada hari Minggu sejak insiden cederanya di Montmelo.
Acosta mengamankan posisi ketiga dengan mencatatkan waktu lap terbaiknya menjelang akhir balapan.
Ini menjadi sebuah pencapaian yang tampak mustahil 24 jam sebelumnya setelah ia finis di posisi keenam pada balapan sprint.
Setelah ketegangan aksi di lintasan mereda, pembalap bernomor #73 dan #37 itu dapat membahas kejadian tersebut sebelum naik ke podium.
Kondisi ini tepatnya di ruangan tempat tiga pembalap teratas berkumpul dan menyaksikan tayangan ulang momen-momen penting balapan, layaknya gaya Formula 1.
Di sana, Alex memanfaatkan kesempatan untuk meminta maaf kepada Acosta.
“Saya lepas kendali saat itu, saya minta maaf,” ujar Alex memulai pembicaraan dilansir dari MotoSport Espana.
“Tidak, tidak, sama sekali tidak masalah,” Acosta mencoba menanggapi dengan santai.
“Saya tidak seharusnya melakukan itu. Saya melakukan gerakan yang tidak pantas. Saya minta maaf,” ujar Alex kepada Pedro maupun saudaranya, Marc, yang ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.
“Dia sempat menabrak saya di tikungan 10, padahal saat itu saya sedang dalam performa terbaik,” ucap Alex.
“Masalahnya, saya mencoba melakukan manuver di tikungan 10, lalu roda depan mulai terkunci.”
“Saya berpikir, pilihannya antara melepas rem dan tetap melaju atau mengalami kecelakaan,” jelas sang juara dua kali itu.
“Saya tidak menduga hal itu akan terjadi.”
Saat berbicara kepada DAZN, Alex membahas insiden dengan Acosta dan kembali menyampaikan permintaan maafnya.
Ia menegaskan bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan dengan pembalap asal Murcia itu serta memuji sikap baik Acosta.
“Emosi bisa memuncak dan hal-hal seperti itu terjadi begitu saja di tengah situasi yang panas, namun tindakan itu memang tidak pantas,” aku Alex.
“Manuver masuknya di tikungan 10yang hampir mengarah lurus ke posisi saya—tu tidak saya sukai. “
“Tetapi, hal-hal semacam ini memang bisa terjadi di lintasan. Pedro adalah orang yang bisa diajak bicara baik-baik, dan masalah itu pun selesai sampai di situ.”



