Tanaman pothos atau yang dikenal juga sebagai sirih gading memiliki kemampuan untuk memurnikan udara dan diyakini mampu membawa energi positif ke dalam rumah. Tanaman ini sangat tahan terhadap kondisi sulit, tetapi jika tidak dirawat dengan baik, bisa mengalami layu, daun menguning, atau bahkan mati.
Beberapa ahli tanaman memberikan penjelasan tentang berbagai penyebab yang bisa membuat tanaman pothos mati. Berikut beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan:
Penyiraman yang Tidak Sesuai
Penyiraman berlebih atau kurang merupakan salah satu penyebab utama kematian tanaman pothos. Meskipun tanaman ini bisa hidup di air maupun tanah, penyiraman berlebih saat ditanam di tanah dapat menyebabkan pembusukan akar. Jika akar sudah busuk, kondisi tanaman akan semakin memburuk.
Untuk mencegah hal ini, sebaiknya biarkan tanah mengering antara penyiraman. Di sisi lain, jika penyiraman terlalu sedikit, daun akan layu, mengkerut, dan berwarna coklat. Untuk menjaga keseimbangan, lakukan penyiraman secara teratur saat tanah kering hingga kedalaman 2,5 sentimeter. Gunakan media tanam yang mudah mengalirkan air dan memiliki lubang drainase yang baik.
Drainase yang Buruk
Kondisi drainase yang buruk juga bisa menyebabkan tanaman pothos mati. Pastikan pot yang digunakan memiliki lubang drainase yang cukup agar kelebihan air dapat mengalir keluar. Tanpa drainase, akar akan terendam air dan rentan terserang penyakit busuk akar.
Jika tanaman ditempatkan di wadah tanpa lubang drainase, segera pindahkan ke pot yang memiliki lubang drainase seperti pot plastik, keramik, atau tanah liat.
Paparan Matahari yang Tidak Tepat
Paparan matahari yang terlalu sedikit atau terlalu banyak bisa memengaruhi pertumbuhan tanaman pothos. Meski bisa bertahan di cahaya redup, menempatkannya di sudut gelap akan menghambat proses fotosintesis dan menyebabkan batang gundul serta pertumbuhan yang tidak optimal.
Di sisi lain, paparan sinar matahari berlebihan bisa merusak daun dan membuatnya berwarna coklat atau kuning. Jika tidak memiliki akses ke sinar matahari alami, gunakan lampu tumbuh untuk membantu pertumbuhan tanaman.
Kondisi Tanah yang Buruk
Tanah yang tidak sesuai bisa menyebabkan nutrisi tidak cukup untuk pertumbuhan tanaman. Daun yang berubah warna menjadi pucat dan pertumbuhan yang terganggu menunjukkan bahwa tanaman sedang kekurangan nutrisi.
Gunakan campuran tanah yang gembur dan mudah mengalirkan air, tambahkan perlit, kulit kayu anggrek, batu apung, dan pasir hortikultura. Selain itu, lakukan pemupukan dengan pupuk cair seimbang setiap empat hingga enam minggu selama musim tanam.
Hama, Bakteri, dan Jamur
Hama, bakteri, dan jamur bisa merusak tanaman pothos jika tidak segera ditangani. Jika ditemukan jaring laba-laba, kerusakan daun, atau bintik-bintik pada daun, segera ambil tindakan. Gunakan larutan minyak neem untuk mengobati hama. Jika infestasi parah, gunakan pestisida khusus.
Selain itu, jika terdapat bintik-bintik pada daun, batang lembek, atau infeksi jamur, biasanya disebabkan oleh kelembapan berlebihan dan aliran udara yang buruk. Atasi dengan memangkas bagian yang terkena, hindari penyiraman dari atas, dan tingkatkan sirkulasi udara.
Akar Terikat
Jika akar terlihat tumbuh di atas tanah atau keluar dari lubang drainase, tanaman pothos mengalami pengikatan akar. Hal ini menyulitkan penyerapan nutrisi dan air, sehingga pertumbuhan tanaman melambat.
Untuk mengatasinya, pindahkan tanaman ke pot yang lebih besar dan pastikan akarnya dilonggarkan sebelum ditanam kembali. Lakukan ini setiap tahun.
Suhu yang Fluktuatif
Suhu yang terlalu fluktuatif bisa menyebabkan stres pada tanaman pothos. Suhu ideal untuk tanaman ini adalah antara 18-29 derajat Celsius. Hindari meletakkan tanaman di dekat AC, radiator, atau jendela berangin. Tempatkan di ruangan dengan suhu stabil.
Tanda-Tanda Tanaman Tidak Sehat
Beberapa tanda-tanda tanaman pothos tidak sehat antara lain:
* Daun kuning: Bisa disebabkan oleh penyiraman berlebihan, kekurangan air, atau stres.
* Daun coklat atau kering: Umumnya disebabkan oleh penumpukan mineral dari air keran atau kelembapan rendah.
* Daun baru yang tumbuh kecil: Menunjukkan kurangnya sinar matahari.
* Daun layu: Biasanya disebabkan oleh kekurangan air. Jika layu ringan, tanaman akan kembali segar setelah disiram.
Pastikan untuk mengecek kelembapan tanah sebelum menyiram. Jika tanah masih basah, mungkin akar mengalami pembusukan dan perlu ditangani sesuai kondisi.


