BerandaBeritaTekan Angka Perceraian, Kecamatan Pucanglaban Gandeng Lembaga 212 Gelar Sosialisasi Family Parenting

Tekan Angka Perceraian, Kecamatan Pucanglaban Gandeng Lembaga 212 Gelar Sosialisasi Family Parenting

TULUNGAGUNG – Detiktulungagung.asia ,Pemerintah Kecamatan Pucanglaban menggandeng Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera menggelar sosialisasi Family Parenting sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah tingginya angka perceraian di Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan yang digelar pada Kamis (27/8/2026) tersebut dihadiri Camat Pucanglaban Setiono, Ketua TP PKK Kecamatan Pucanglaban, serta sekitar 50 perwakilan kader PKK dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Pucanglaban.

Ketua Umum Lembaga 212 Loro Siji Loro, Rahmat Putra Perdana atau yang akrab disapa Mas Dana, hadir sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak sekaligus menjaga keharmonisan rumah tangga.

Dalam pemaparannya, Mas Dana menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Menurutnya, pendidikan karakter tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada lembaga pendidikan, karena pembentukan karakter anak sejatinya dimulai dari lingkungan keluarga.

“Sekolah memang memiliki peran penting, tetapi keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Dari keluarga yang kuat dan harmonis, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya berintelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi efektif antara suami dan istri, kemampuan mengelola emosi, serta cara menyelesaikan konflik rumah tangga secara sehat. Orang tua, kata Mas Dana, harus mampu menjadi teladan bagi anak dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, kader PKK, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen lainnya untuk memberikan pendampingan kepada keluarga secara berkelanjutan.

“Ketahanan keluarga tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak agar persoalan keluarga dapat dicegah dan ditangani sejak dini,” jelasnya.

Sosialisasi tersebut menjadi semakin relevan di tengah tingginya angka perceraian di Kabupaten Tulungagung yang disebut telah mencapai 1.461 kasus pada tahun 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar upaya pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi dan penguatan ketahanan keluarga.

Camat Pucanglaban Setiono mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai materi mengenai pola asuh dan ketahanan keluarga sangat penting untuk diberikan kepada para kader PKK yang nantinya dapat diteruskan kepada masyarakat di masing-masing desa.

Setiono berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat dikembangkan menjadi program yang dilaksanakan secara rutin hingga tingkat desa.

“Kami berharap edukasi seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis serta memberikan pola asuh yang baik kepada anak,” harapnya.

Sementara itu, Mas Dana kembali menegaskan komitmen Lembaga 212 Loro Siji Loro untuk terus membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dalam berbagai program sosial kemasyarakatan.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan para ibu dan kader PKK di Kecamatan Pucanglaban semakin memiliki bekal dalam menghadapi persoalan keluarga, membangun komunikasi yang sehat, serta menciptakan lingkungan rumah yang aman dan harmonis bagi tumbuh kembang anak.

Upaya memperkuat ketahanan keluarga diharapkan dapat menjadi salah satu langkah preventif dalam menekan angka perceraian sekaligus membangun generasi Tulungagung yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing.(Red/Ko)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments