BerandaBeritaDiduga Bentrok Antar Perguruan Silat di Tulungagung, Motor Dibakar dan Remaja Alami...

Diduga Bentrok Antar Perguruan Silat di Tulungagung, Motor Dibakar dan Remaja Alami Luka Bacok

TULUNGAGUNG -DetikTulungagung.asia,Bentrokan yang diduga melibatkan dua kelompok perguruan silat terjadi di Kabupaten Tulungagung. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang remaja mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Selain itu, sebuah sepeda motor milik korban juga dibakar massa.

Peristiwa tersebut terjadi di utara lapangan voli Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban luka diketahui berinisial GIM (17), warga Kecamatan Rejotangan. Ia mengalami luka pada bagian siku atau lengan kanan dan punggung kanan akibat terkena sabetan senjata tajam. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Blitar.

Selain korban luka, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AG 2863 RFZ milik FIFH (18), warga Kecamatan Rejotangan, juga hangus setelah dibakar massa.

Ayah salah satu korban, H (45), yang menjadi pelapor, mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika anaknya bersama sejumlah teman melihat sebuah acara di Desa Tegalrejo. Setelah acara selesai, mereka kemudian hendak pulang.

Namun, saat dalam perjalanan, rombongan tersebut diduga dihadang oleh massa yang disebut berasal dari kelompok perguruan silat lain.

“Saat itu anak saya FIFH berboncengan dengan temannya GIM mau pulang dan tiba-tiba dihadang oleh massa perguruan silat lain,” kata H, Minggu (23/8/2026).

Menurut H, sejumlah rekan korban yang berada dalam rombongan tersebut kemudian memilih berbalik arah. Namun, FIFH dan GIM belum sempat melakukan hal serupa.

Dalam situasi tersebut, GIM diduga langsung disabet menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka pada lengan kanan dan punggung.

Kedua korban yang panik kemudian memilih menyelamatkan diri dengan berlari meninggalkan lokasi. Sementara sepeda motor milik FIFH terpaksa ditinggalkan.

Motor tersebut kemudian diduga dibakar oleh massa yang menghadang mereka hingga mengalami kerusakan parah.

“Saat ini GIM masih menjalani perawatan di rumah sakit di Blitar. Luka pada lengan kanan dan punggung harus dijahit,” ungkap H.

Merasa dirugikan atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban kemudian melaporkan kasus pembacokan dan pembakaran sepeda motor tersebut kepada Polres Tulungagung.

H mengatakan, polisi telah mendatangi pihak korban untuk meminta keterangan terkait kronologi kejadian. Polisi juga meminta korban dan keluarga melengkapi proses laporan kepolisian.

“Kemarin polisi sudah mendatangi kami untuk menanyakan kronologi atas kasus ini. Kami berharap para pelaku bisa diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, membenarkan adanya laporan terkait dugaan bentrokan yang melibatkan perguruan silat tersebut.

Meski demikian, Nanang mengaku belum menerima secara lengkap data terkait kejadian tersebut. Ia menyebut perkara tersebut masih dalam proses penanganan dan diupayakan penyelesaian secara musyawarah.

“Saya belum dapat datanya, tapi memang benar ada kasus bentrokan antar perguruan silat itu,” kata Iptu Nanang Murdiyanto.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian, pihak-pihak yang terlibat, serta dugaan pelaku pembacokan dan pembakaran sepeda motor tersebut. (Red/Ko)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments